October 9, 2020 By healthcrunch.us 0

Proliga 2020: Jakarta Pertamina Tenaga Main Santai, Surabaya Bhayangkara Samator Menang

Juara bertahan Proliga 2019, Surabaya Bhayangkara Samator( SBS), sukses memenangi duel di hari awal seri 2 putaran kedua Proliga 2020 sehabis mengalahkan Jakarta Pertamina Tenaga( JPE) dengan skor 3- 0( 25- 20, 25- 22, 25- 12) di GOR C- tra Arena, Bandung, Jumat( 6/ 3/ 2020).

Kesempatan Rivan Nurmulki dkk. jadi juara di tahun ini kembali terbuka. Alasannya, dengan kemenangan ini, kesempatan Surabaya Bhayangkara Samator melenggang mengarah final four lumayan nyaman.

Ini jadi kemenangan kedua buat SBS pada putaran kedua ini. Tadinya, skuad didikan Ibarsah Djanu Tjahjono ini mengalahkan Palembang Bank SumselBabel( PBS) di Gresik dengan skor 3- 1, minggu kemudian.

Bila dilihat dari posisi klasemen sedangkan harga karpet lapangan voli , SBS masih terletak di peringkat ketiga dengan perolehan 13 poin, yang dihasilkan dari 2 kali menang serta serta 2 kali kalah. Sebaliknya si lawan, JPE, terdapat di posisi kedua dengan poin 16.

Pelatih Bhayangkara Surabaya Samator, Ibarsah, bahagia serta bersyukur atas perjuangan regu asuhannya pada game kali ini.

” Syukur Alhamdulillah, ini seluruh sebab Allah SWT yang berikan kemenangan untuk SBS di putaran kedua. Tetapi, sesungguhnya buat pertandingan hari ini, kami senantiasa fokus pada penilaian di putaran awal. Banyak revisi, mulai receive, blok, serta servis. Itu yang kami tekankan dikala sela waktu,” tutur Ibarsah.

” Tetapi, wajib diakui, dengan pemain yang solid, kesimpulannya kami dapat menciptakan poin penuh buat mengamankan final four. Walaupun lolos, sepanjang di seri 2 Bandung ini kami hendak senantiasa all- out sebab kami telah berkomitmen,” imbuhnya.

Ibarsah menarangkan dia masih terus memikirkan Mengenai komposisi pemain yang hendak diturunkan. Belajar dari rotasi regu yang dicoba pada duel kali ini, tidak menutup mungkin dia melaksanakan perihal yang sama di pertandingan berikutnya.

” Senantiasa serta tentu hendak terdapat rotasi. Tetapi, terpaut strategi tersebut, dilihat dahulu kondisi di lapangan semacam apa,” ucapnya.

Di luar perihal teknis, Ibarsah mengomentari virus Corona, yang berakibat terhadap banyak sendi kehidupan. Pertandingan sepak bola Liga 1 2020, misalnya, yang dimainkan di Jakarta, terpaksa ditunda buat sedangkan waktu.

” Jika permasalahan Corona memanglah itu virus luar biasa, tetapi kami bagaikan partisipan cuma menunggu keputusan dari pemerintah ataupun panitia. Tetapi, jika kami sendiri, siap buat menuntaskan Proliga. Dari aku sendiri cuma senantiasa fokus buat bertanding,” jawabnya.

Sedangkan itu, pelatih JPE, Pascal Wilmar, menguak regu asuhannya santai saja menempuh laga melawan Bhayangkara Surabaya Samator ini.

” Memanglah permainan ini terencana kami lepas sebab kami telah masuk 4 besar. Mengapa pula kami ngotot jika telah tentu masuk final four. Jadi, lebih memandang ke suasana aja,” tuturnya.

Baginya, kekalahan ini pula terdapat aspek dari tidak turunnya Jeffrey Paul Menzel yang lagi dalam proses pemulihan luka.