June 13, 2020 By healthcrunch.us 0

Formasi Acara, Ritual, serta Acara Pernikahan Tradisi Sunda

Tradisi Sunda mempunyai rangkaian daftar acara pernikahan yang ciri khas. Berikut posisi komplet acara pernikahan tradisi Sunda.

Pernikahan, upacara sakral yang mengikat janji nikah di depan agama, hukum, serta sosial. Jumlahnya tradisi serta kebudayaan di Indonesia, jadikan Indonesia mempunyai banyak macam pernikahan tradisi. Pernikahan tradisi Sunda termasuk juga yang mempunyai acara yang lumayan panjang.

Masalahnya serangkaian acara pernikahan bukan hanya digerakkan di hari H pernikahan, tetapi beberapa waktu sampai satu minggu sebelum hari pernikahan juga telah dibuka dengan beberapa acara pranikah tradisi Sunda.

Berikut daftar acara, ritual, serta acara komplet pernikahan tradisi Sunda.

Serangkaian Acara Pernikahan Tradisi Sunda

1. Neundeun Omong (Simpan Janji)
Acara pernikahan tradisi Sunda pertama disebutkan Neundeun Omong atau simpan janji atau perkataan.

Acara ini dilaksanakan untuk pastikan si calon pengantin wanita belum terima lamaran dari pihak lain.

Ke-2 orangtua dari faksi pria akan mendekati ke-2 orangtua dari faksi wanita untuk bertanya ini.

Ritual ini sebetulnya seringkali dilaksanakan pada pernikahan jaman dulu karena pada jaman itu banyak anak yang belum mengetahui akan dinikahkan walau sebenarnya terjadi persetujuan di antara ke-2 faksi orangtua.

2. Narosan atau Nyeureuhan (Lamaran)
Untuk tindak lanjuti Neundeun Omong, acara lamaran juga dilaksanakan. Pada acara pernikahan tradisi Sunda ini, faksi keluarga calon mempelai pria menyerahkan Sirih komplet dan uang pengikat untuk isyarat jika faksi pria siap turut membayar pernikahan .

Disamping itu, faksi calon pengantin pria memberi baju adat sunda & cincin meneng atau cincin iris rotan untuk sinyal ikatan.

3. Nyandakeun (Seserahan)
Acara setelah itu Nyandakeun atau seserahan dimana faksi calon mempelai pria menyerahkan beberapa peralatan untuk pernikahan seperti uang, baju, perlengkapan rumah tangga, makanan, dan lain-lain.

Begitupun faksi calon mempelai wanita membalas dengan seserahan yang diberi kepada pihak lelaki.

Acara seserahan pada pernikahan tradisi Sunda biasa dilaksanakan tujuh sampai sehari sebelum hari pernikahan.

4. Ngeuyeuk Seureuh
Acara Ngeuyeuk Seureuh diperintah oleh Pengeuyeuk. Pengeuyeuk mempersilahkan ke-2 calon pengantin minta izin serta doa restu dari orangtua disertai lagu kidung oleh Pengeuyeuk.

Calon pengantin akan disawer beras yang berarti hidup sejahtera. Lalu dikeprak dengan sapu lidi dibarengi saran, kain putih penutup Pengeuyeuk juga dibuka.

Selanjutnya pemisahan mayang jambe serta buah pinang oleh calon mempelai pria. Acara ini akan disudahi dengan menumbukkan alu ke lumpang sekitar 3x oleh calon mempelai pria.

5. Membuat Lungkun
Ngeuyeuk Seureuh biasa dilaksanakan satu hari sebelum acara pernikahan. Acara ini cuma bisa didatangi oleh orangtua ke-2 calon mempelai serta keluarga dekat saja.

Ke-2 mempelai hadapi dua lembar sirih bertangkai yang selanjutnya digulung jadi satu memanjang.

Kemudian, diikat dengan benang kanteh, lalu diiringi ke-2 orangtua serta tamu undangan. Acara pernikahan tradisi Sunda ini mempunyai arti supaya nantinya bila mendapatkan rejeki yang terlalu berlebih dapat dipisah pada sanak saudara.

6. Berebutan Uang
Selanjutnya diteruskan dengan acara Berebutan Uang. Tata langkah acara pernikahan tradisi Sunda yang ini dikerjakan di bawah tikar sekalian disawer. Maknanya berlomba dalam cari rezeki serta disayang keluarga.